Menu

Mode Gelap
Polri Ungkap Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, Sita Rp16,4 Miliar dan Bekukan 76 Rekening Pembuatan Tempat Sampah Dan Penanaman Pohon Peserta KKN Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Di Desa Pasanggrahan Tentukan Juara Lomba Karouke Di Acara Puncak Perayaan HUT RI Ke-80 Di Taman Kirana Surya Desa Pasangrahan Kecamatan Solear Program Pengobatan Gratis Dinas Kesehatan Di Desa Bojong Manik Kepala Desa Ucapkan Terimakasih Pimpinan Redaksi Media Sorot Desa Indonesia Panji Yuri Jadi Peserta Lomba Karouke Meriahkan HUT RI Ke-80 RT 06/08 Desa Pasanggrahan Kecamatan Solear Yayasan Peduli Adiyasa Tigaraksa Indonesia ( YPASTI ) Bangun TPU Cikasungka Disambut Antusias Warga

Hukum dan Kriminal

KPK Tahan Tersangka Perintangan Penyidikan Perkara Suap

badge-check


					KPK Tahan Tersangka Perintangan Penyidikan Perkara Suap Perbesar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap tersangka HK atas dugaan perintangan penyidikan perkara tindak pidana korupsi.

Dalam hal ini, tersangka HK diduga dengan sengaja mencegah, merintangi, menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penetapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terpilih periode 2019-2024 yang dilakukan oleh tersangka HM bersama-sama dengan SB berupa pemberian sesuatu hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara, yaitu WS selaku anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022 bersama-sama dengan ATF.

Tersangka HK ditahan untuk 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 20 Februari s.d 11 Maret 2025. Penahanan dilakukan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih.

Pada konstruksi perkara ini, dalam kegiatan tangkap tangan pada Januari 2020, HK diduga memerintahkan NH untuk menghubungi HM agar merendam telepon genggamnya dalam air dan segera melarikan diri. Atas perbuatan tersebut, menyebabkan tersangka HM tidak dapat ditangkap dan melarikan diri sampai dengan saat ini.

Kemudian pada Juni 2024, sebelum diperiksa sebagai saksi, HK diduga memerintahkan K untuk menenggelamkan telepon genggamnya yang dalam penguasaan K agar tidak ditemukan oleh KPK, yang pada telepon genggam ini terdapat substansi terkait pelarian tersangka HM yang perkaranya sedang ditangani KPK.

Selain itu, HK juga mengumpulkan beberapa orang terkait dengan perkara HM dan mengarahkan agar orang-orang tersebut pada saat nanti dipanggil oleh KPK, tidak memberikan keterangan yang sebenarnya. Tindakan tersebut diduga bertujuan untuk merintangi serta mempersulit proses penyidikan perkara suap yang sedang berjalan.

Atas perbuatannya, tersangka HK diduga telah melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.***

Penulis: Red

Baca Lainnya

Polri Ungkap Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, Sita Rp16,4 Miliar dan Bekukan 76 Rekening

28 Agustus 2025 - 17:54 WIB

Pembuat Sabu Jaringan Internasional di Jakarta Dibekuk Polisi

11 Juli 2025 - 11:59 WIB

Pelaku Penyuntikan LPG Bersubsidi di Tangerang Diamankan Polisi, Omzet Ratusan Juta

27 Mei 2025 - 12:46 WIB

Darurat Narkoba, Polres Pandeglang Amankan Tujuh Tersangka Pengedar dan Pengguna

26 Mei 2025 - 19:41 WIB

Polda Banten Tetapkan Tersangka Pelaku Kasus Penipuan Jual Beli Tanah

17 April 2025 - 16:48 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal