Miris, puluhan siswa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Zahrotur Rohmah di Kampung Karangsari Desa Cigondang, kecamatan Labuan, kabupaten Pandeglang belajar dengan kondisi sekolah yang memprihatinkan.
Sekolah yang didirikan sejak 2008 tersebut sudah banyak mencetak murid yang berkualitas, banyak pula dari lulusan kami yang sudah duduk di sekolah dasar yang berprestasi. Hal itu disampaikan Uti selaku pimpinan pada sekolah tersebut, Selasa 7 Januari 2025.
Menurut Uti, sejak berdirinya sekolah tersebut, tak pernah mendapatkan bantuan apapun, apalagi sarana prasarana.
“Sampai sekarang kami tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah baik kabupaten maupun pusat,” tuturnya.
Dengan tidak adanya bantuan tersebut, dirinya tidak lelah mengabdikan dirinya kepada masyarakat.
“Iya walaupun kami tidak pernah di perhatikan oleh pemerintah, kami tetap memberikan pelajaran kepada anak-anak didik,” ungkapnya.
Dikatakannya, bahwa saat ini keberadaan siswa dan siswi di TPQ berjumlah 33 peserta didik, namun tidak pernah mendapatkan bantuan berupa apapun.
“Saat ini anak didik 33 siswa dan seperti ini kondisi pada saat kegiatan belajar mengajar kami, tempat duduk saja di lantai, dan meja tempat duduk juga kami manfaatkan bekas peti. Tapi tak jadi halangan bagi kami dan siswa,” tandasnya.
Perlu diketahui bahwa pemerintah pusat dalam waktu dekat ini akan segera merealisasikan program makan bergizi gratis (MBG) bagi peserta didik serentak di seluruh provinsi. Akankah program makan gratis tersebut dapat di nikmati oleh murid TPQ Zahrotur Rohmah.***
Penulis: Red